Senin, 12 November 2012

#Ungu Halte



 
Memperhatikan mu menggulung sedikit demi sedikit lengan kemeja panjang mu. Mengobrak-abrik rambut mu di mana hujan masih bergelayutan pada setiap ujungnya. Mencari sapu tangan yang masih terlipat segiempat rapih di dalam saku celana untuk mengeringkan muka. Melepas kedua sepatu fantovel yang sudah seperti genangan hujan. Kamu adalah gelandangan ter-kece.

Bertahanlah di sini barang sejenak, mungkin halte ini bisa sedikit membantu.

Kamu tersenyum kecut di bawah kanopi halte. Mungkin kamu baru saja dihempaskan masa lalu yang kamu pikir dia dapat merangkap sekaligus menjadi masa depan mu. Apapun itu aku suka ketika kamu menaikkan alis dan mengangguk-anggukkan kepala, seolah segalanya akan membaik karena ada kamu yang lebih baik dari yang terbaik.

Apakah kamu tidak takut dengan kehilangan?

Kata mu polos sambil menyeruput kopi sisa pulang kantor tadi. Reflek, aku gigiti bibir bawah ku; rancu. Aku tau, maksud mu mengunjungi halte ini hanya untuk berteduh. Hanya untuk melupakan masalah yang ada. Berbicara tentang kehilangan, aku satu dari sekian banyak orang yang takut dengan kata itu. Aku takut kehilangan. Aku takut dengan ketidak-abadian. Lebih-lebih aku takut jika kamu bahagia bukan bersama ku.

Bertahanlah di sini barang sejenak. Jadikanlah aku sebuah pelampiasan dan berpura-puralah mencintaiku sampai kamu lupa bahwa sedang berpura-pura.

Aku masih memandangi mu, kaku. Ekor mata ku mulai berair. Serius, ini bukan air hujan. Kamu membenarkan posisi duduk, mungkin mau berpikir. Berpikir untuk kembali ke masa lalu, atau berlari cepat ke masa depan, namun bukankah lebih baik menghargai apa yang ada di dirimu sekarang; aku.

Karena hatiku adalah halte di mana banyak orang berlalu lalang pergi datang pergi datang, maka aku harap kamu adalah gelandangan yang pandai menyimpan kenangan. Maka, bertahanlah disini sayang, untuk jangka waktu yang melampaui segala sekat ruang.



Senin, 12 November 2012, 19:37 ; Sekuat apapun, halte juga bisa berkarat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar