Sabtu, 03 November 2012

Meja Makan



Untuk saya pribadi, bagian terfavorit dari dalam rumah adalah kamar mandi yaitu tempat dimana kamu bisa telanjang tanpa harus ada yang ditutup-tutupi. Namun untuk kali ini, saya butuh ngobrol banyak dengan mu. Membicarakan segelintir masalah yang mungkin tidak terlalu berat untuk wanita dewasa di luar sana. Mari berjalan pelan dengan saya menuju meja makan!

Saya suka meja makan berbentuk lingkaran dengan bangku enam sampai delapan yang mengelilinginya. Satu bangku untuk mu, lalu tepat di sebrang mu ada saya yang masih sibuk mempersiapkan banyak hal agar meja makan tampak ramai dengan makanan, minuman, camlilan, satu toples permen telur cicak warna-warni, sendok dan garpu yang sudah berpasnag-pasangan, juga masing-masing dari masa lalu kita yang dibiarkan ikut nimbrung di atas bangku lainnya.

Meja makan dan lingkaran adalah perpaduan dua hal yang sangat menarik yang telah saya cita-cita kan jauh sebelum saya mengerti tentang 'ketidak-terbatasan' yang diajarkan oleh lingkaran. Di atas bangku meja makan berbentuk lingkaran ini, sebenarnya saya hanya sedang menunggu untuk mengambil menu makan favoritmu lalu kemudian secara tidak sengaja tangan kita bersentuhan di atas piring makan yang sama lalu mata kita bertemu dan ujung dada menjadi nyeri lagi, lalu dalam diam kita sepakat untuk merefleksikan cinta yang sempat dikalahkan oleh ke-abu-abuan masa lalu.

Biarlah masing-masing dari masa lalu kita menikmati perdebatan kecil mereka di atas bangku yang tersisa. Bagaimanapun hasilnya tetaplah berjanji untuk menjadi kepala keluarga bijaksana yang selalu duduk di sebrang saya melingkari meja makan ini.

Kemudian, mari lanjutkan makan kita, sayang. Dengan tangan kanan yang sibuk menyuap dan tangan kiri yang saling menggenggam erat melampaui diamater meja makan lingkaran.



Minggu, 3 November 2012, 1:14 ; Bukan makanannya, tetapi kamu yang membuat meja makan selalu 'ngangenin'.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar