Sabtu, 20 Oktober 2012

Ala...y


Mungkin ternyata aku termasuk salah satu bagian di dalamnya sekalipun aku suka mendadak sakit perut ketika mendengar kata yang akhirnya ku putuskan untuk menjadi judul postingan kali ini.

Aku bukan tipe wanita yang membalas pesan singkat dalam waktu yang singkat. Aku hanya seorang wanita biasa yang membalas pesan singkat dengan sangat singkat.

Psssttt...
Sementara untuk mu, sayang, banyak hal yang sengaja ku buat berbeda.
Ketika LED Ungu memancar dari telepon pintar ini maka dengan segera akan aku tinggalkan semangkuk mie instant rebus ekstra bawang buatan Ibu yang asapnya masih menari kemana-mana, akan aku tinggalkan hujan yang sedari tadi mencari perhatian lewat kisi-kisi jendela, akan aku tinggalkan bulan yang masih terkunci dalam botol kaca, akan aku tinggalkan kunang-kunang yang sudah tulus menerangi hidupku dari pantatnya yang paling dalam. Juga akan aku tinggalkan masa lalu bahkan ku lupakan masa depan karena kamu sudah mewakili dari segala sisi kehidupan.

Maaf sayang, kali ini aku harus benar-benar menambahkan banyak huruf yang sejujurnya tidak terlalu dibutuhkan dalam sebuah kata; alay. Aku hanya sedang terlalu bersemangat untuk mengetiknya. Hujan menarik tangan ku untuk berkali menari di atas tuts. Bulan dengan tubuh bulatnya memaksa jari ku untuk menekan banyak tuts. Bahkan kunang-kunang ikut menerangi banyak huruf yang akhirnya harus aku ketik dan aku kirim untuk mu.

Karena pesan singkat untuk mu akan selalu aku kirim se-berlebihan mungkin. Seperti cinta ku kepada mu yang masih 'kegemukkan'.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar