Jumat, 30 Desember 2011

Ungu


Sejak dulu, saya jatuh hati dengan warna ungu. Saya letakkan itu di belakang setelah perasaan saya untuk mu. Karena kamu masih sebagai prioritas alasan mengapa hati saya harus jatuh; jatuh hati.

Saya seperti merah pekat. Hidup saya monoton dan gelap. Lalu diperjalanan, saya menemukan mu. Mengenalmu di sudut pandang lain sebagai biru. Biru langit yang cerah, sumringah, berubah-ubah. Saya butuh sosok sepertimu di sini. Untuk membantu mencerahkan apapun yang awalnya kelam. Mendekap saya lekat dan membiarkan bahasa tubuh kita berbicara. Mencari sebuah getar luar biasa jauh di dalam mata. Menikmati nyeri di ujung dada yang semakin semena-mena. Mensyukuri cinta kita yang ‘kegemukkan’.

Saya Merah. Hei, Biru, mari membuat dunia ungu dengan saya.

Tidak perlu lebih pekat merah ataupun lebih banyak biru. Karena kali ini tujuannya untuk membuat saya dan kamu sebagai kita, juga menyatukan apapun yang dulu masih masing-masing.



Sabtu, 31 Desember 2011, oo:o8. Kamar Ungu ; Sambil menunggu LED Ungu BlackBerry saya berkedip-kedip.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar