Sabtu, 30 April 2011

Paranormal


Ternyata 'beliau' belum cukup hebat untuk menemukan hati yang hilang.

Kata guru Agama Islam saya waktu hari Kamis, 28 April 2011 lalu, beliau menyarankan jika kehilangan sesuatu (semacam hp,dompet,dll) jangan sesekali menanyakan atau meminta pertolongan kepada paranormal dengan bertujuan barang-barang tersebut cepat ditemukan. Ya saya setuju, saya pikir juga begitu. Bukannya lebih baik dicari terlebih dahulu, siapa tau terselip, atau terbawa orang lain, atau sengaja ada yang mencurinya, atau apapun itu. Jika memang belum ditemukan juga barang yang dicari tadi cobalah berdoa dan tawakal, kalau memang barang itu sudah menjadi rejeki kita maka akan kembali kok, kalau tidak yasudah ikhlaskan. Bolehlah sesekali belajar dari ilmu sakit perut; mengikhlaskan 'sesuatu' yang hanya membuat mengganjal dan sakit. Ah sudahlah.

Tapi, saya ingin pergi ke paranormal.

Saya kehilangan sesuatu. Sudah saya cari, serius. Saya keluarkan semua pakaian dari dalam almari, semua buku-buku di meja belajar, saya lepaskan semua bando dan ikat rambut dari rak gantungnya, saya buat celah celah lebar antara peralatan make-up dan kutek kutek saya, kamar saya juga sudah saya periksa secara detail siapa tau terselip di sana. Tetap juga tidak ada. Kalaupun ada yang tidak sengaja membawanya pergi dari saya, lalu siapa? Apa mungkin ada orang yang tidak sengaja membawa pergi menjauh sesuatu milik saya tadi? Nah jika masalah ada orang yang sengaja mencurinya, saya tidak tau juga, mungkin memang ada yang sengaja mencurinya dari saya. Wah kalau sudah begini saya harus berdoa dan menyerahkan semuanya kembali kepada Allah -bertawakal. Ya memang sudah tidak ada lagi yang bisa saya lakukan.

Hey, bagaimana dengan rencana awal saya untuk pergi ke paranormal? Saya tidak perlu persetujuan siapapun juga, saya akan tetap mencari paranormal. Karena saya tidak bisa hidup lebih lama jika ada salah satu organ tubuh saya yang hilang; hati. Bukan hanya petakan-petakan kecilnya saja yang hilang, keseluruhan hati saya juga ikut hilang. Siapa tau paranormal sungguh tau dimana hati saya sedang berada. Mungkin jauh disana hati saya sedang flu, sedang diet, sedang rajin olahraga, sedang malas memetik gitar, sedang addict dengan laptopnya, sedang kentut akibat sakit perut karena bergelas teh pekat hambar dihabiskannya. Apapun itu saya hanya ingin tau keberadaan hati saya. Biarlah saya menjemputnya. Begini juga saya itu pemiliknya, sayalah yang paling berhak harus memberikan hati saya untuk siapa. Jadi tolong jangan seolah bermain petak umpet begini.

Apakah iya paranormal bisa tau? Apakah bisa memprediksi dimana hati saya sedang berada? Apakah bisa membujuk pencurinya untuk mengembalikannya kepada saya lagi? Saya berharap paranormal dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan lancar. Selancar seseorang yang telah menghilangkan hati saya dengan cara mencurinya.

Paling tidak, ketika saya mengunjungi paranormal, saya bisa normal, dan tidak lagi gila karena cinta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar