Rabu, 02 Maret 2011

Segelas Cinta




Cintaku memang tanpa spasi. Cintaku juga tanpa titik. Namun siapa bilang cintaku sedalam samudra. Cintaku tidak setinggi langit. Tidak juga seluas jagat raya. Cintaku tidak serumit dunia dan isinya. Cintaku malas menunggu. Cintaku tidak kaya, tidak cantik. Pokoknya cinta ku tidak sempurna.

Karena cintaku hanya segelas.

Segelas cinta yang bisa berubah-ubah. Segelas cinta menjadi segelas kopi di pagi hari, menjadi segelas orange juice di siang hari, menjadi segelas teh di malam hari, menjadi segelas air putih setiap saat kamu dahaga. Agar kamu menjadi lebih semangat dan ceria.

Cintaku memang hanya segelas. Namun, akan terus aku tambah jika habis, akan terus aku isi jika kosong. Seharusnya kamu bisa menikmati sampai tetesan terakhirnya, cintaku terlalu nikmat untuk diteguk. Kalau sudah habis gelasnya jangan di cuci, biar saja kenangan, rindu, cemburu, bercampur menjadi satu di sana, bukan sebagai noda tapi sebagai pelengkap, siapa tau kopi atau tehnya kurang manis.

Cepat habiskan segelas cintaku lalu cepat-cepat kamu beri aku sepiring cintamu. Ah dasar otak makan!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar