Kamis, 17 Maret 2011

ba(L)ikan


Sudah aku coba untuk mengajak mu baikan. Tidak mungkin juga selamanya kita begini, seperti tom & jerry saja. Oh tidak, masalah kita ini lebih rumit daripada tom si kucing yang terus menerus berburu jerry si tikus. Jadi kalaupun mereka sedang musuhan yasudah mereka musuhan itu saja (titik) Malamnya mereka tidak akan memikirkan ''Aduh besok gimana ya?'' ''Nyapa duluan ngga ya?'' ''Ih kok malah kepikiran gini sih'' ''Ngapain coba deket-deket sama cewek lain!'' Jelas sekali musuhan kita ini berbeda dengan kucing dan tikus yang selalu uring-uringan begitu. Justru disitulah kelebihan kita sebagai manusia, kita punya perasaan yang hewan tidak punya. Aku masih sering memikirkan bagaimana suatu saat nanti waktu akan menuntut kita untuk berbicara terbuka satu sama lain, bagaimana perasaanmu ketika melihat jamur makanan favoritmu yang sering aku bawakan untukmu, apa yang kamu pikirkan waktu kamu melihat hujan. Apakah aku masih sering terbesit di pikiran mu sana? Apakah masih ada sepetak hati mu untuk sekedar menyimpan kebiasaan ku dalam diam?

Aku hanya ingin ba(L)ikan.

Setelah kita baikan nanti, aku tidak akan menuntut apa-apa. Aku tidak akan menuntut untuk bercanda dengan mu di setiap saat waktuku, untuk kamu panggil dengan suara khas mu, untuk kamu jadikan kontak handphone ku sebagai kontak favorit di handphone mu, untuk sekedar senyum, ataupun kamu yang memakai kacamata yang memaksakan wajahmu agar mirip Afgan padahal menurutku lebih keren kamu daripada Afgan. Serius aku tidak meminta semua yang biasa kita lakukan berdua terulang menjadi sebuah kebiasaan seperti dulu lagi, aku hanya mau kita baikan.

Kalaupun setelah baikan kita tidak seakrab dulu lagi ya tidak masalah, asal hatiku sudah lega, nanti aku akan buktikan kalau memang tidak ada yang namanya mantan teman.

Mau tidak BA(L)IKAN?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar