Rabu, 23 Maret 2011

414 Pesan Pendek

Masih ingat dengan postingan saya beberapa waktu lalu tentang 'Tabungan Pesan Pendek' ? Iya itu lho. Yang waktu itu saya menulis sambil senyum senyum sendiri. Kopi pekat juga terasa manis. Mi instan pakai 10 cabai seperti spageti saja. Daun jendela saya buka lebar, saya mau pamer dengan siapapun yang diluar sana kalau ternyata masih ada yang mau berkirim pesan pendek dengan saya. Laptop toshiba pun sampai bergidik ngeri, dia kira saya sedang tersenyum dengan siapa. Padahal saya tersenyum dengan 414 teman saya. Teman teman saya yang saya simpan dengan rapih di rumah kontrakannya, namanya rumah Tabungan. Mengapa saya sebut rumah kontrakan? Karena saya yakin, sebanyak 414 pesan pendek itu tidak akan bertahan lama. Lihat saja buktinya sekarang.

Padahal sempat di satu pagi, saya pamerkan. Sepertinya saya bangga sekali punya tabungan pesan pendek yang saya simpan sebagai kenang kenangan antara kau dan saya. Kaupun tidak merasa keberatan sama sekali waktu itu, malahan meminta saya untuk menunjukkan. Lalu kita duduk dibawah kipas angin sambil senyum senyum sendiri. Ah saya rindu. Tidak tidak! Tidak rindu. Eum maksud saya tidak boleh rindu.

' 414 messages in folder Tabungan have been deleted, would you delete this folder too?' itu kata handphone saya...

Itu kata handphone saya setelah tombol backspace nya saya pijat pijat pelan cukup lama. Saya berfikir, diam. Saya harus hapus tabungan pesan pendek ini atau tidak. Bukannya kalau ingin menghapus segala sesuatu apapun itu, yang menjadi dasar harus sudah terhapus. Kalau yang sepele saja tidak kuat untuk menghapusnya bagaimana tentang level menghapus selanjutnya yang jelas jelas lebih sulit. Yasudah, akhirnya saya hapus. Agar saya mampu untuk ke level selanjutnya.

Menyesal? Siapa sih yang tidak menyesal kalau dirinya dihapus duluan, kalau masalah balas menghapus itu mungkin masalah balas dendam. Sudahlah jangan munafik, bahwa cinta, sakit, dendam, mereka itu bersaudara kok jadi tidak jarang kalau sering berhubungan satu sama lain. Keputusan saya sudah bulat, sebulat dambaan hati saya sekarang ini.

' 414 messages in folder Tabungan have been deleted, would you delete this folder too?' itu kata handphone saya...

Ada yang tau kata hati saya?

Jangan bilang siapapun, kata hati saya, foldernya jangan dihapus siapa tau kalau ada rejeki saya bisa menabung lagi. Tapi dikesempatan berikutnya saya akan menabung yang jelas-jelas bisa saya andalkan untuk masa depan saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar