Rabu, 16 Februari 2011

Selamat


(7 Februari 2011 )

Jadi, enaknya saya mengucapkan 'Selamat' untuk siapa? Untuk kamu atau untuk mantan pacarmu saja? Oh atau saya lebih baik mengucapkan 'Selamat' untuk diri saya sendiri. Iya iya benar.

''Akhirnya putus juga. Akhirnya Saya bisa...ehem. Selamat ya Pung''

Pagi ini, benar-benar saya merasa seperti di guyur hujan. Hujan buatan. Langit masih cerah cerah saja, matahari juga sudah datang, tidak mungkin hujan turun di kondisi seperti ini.

Rasanya hujan mengguyur saya dan membuat saya segar lagi.

Saya yang sempat layu, yang sempat malas dengan penantian ini, yang hampir bosan kamu buat terbang, yang mulai kesal dengan tingkah mu, yang tidak bisa menahan lagi cemburu, yang setiap saatnya bisa up and down karena kamu, yang apapun itu berharap kamu putus dengan dia secepatnya.

Sekarang saya segar lagi. Saya punya harapan lagi. Harapan saya sudah disirami. Saya mau kok diterbangkan lagi. Dan sepertinya saya tidak mungkin cemburu lagi karena kalian kan sudah putus.

Di bilang dosa ya saya tidak tau, karena itu urusan Tuhan dan biar Tuhan saja yang menyimpannya sebagai rahasia. Setau saya, kalau sudah cinta, semuanya bisa jadi halal kok. Jadi ya tidak sepenuhnya salah saya kalau saya berharap hubungan kalian berakhir.

Saya pikir, orang yang jatuh cinta diam-diam seperti saya ini hanya bisa mendoakan saja dari jauh.

Saya memang bisanya ya mendoakan dari jauh, dari jarak yang entah berapa, dari senyapnya mereka yang sudah tidur, dari bisingnya mereka yang terbahak-bahak. Saya berdoa semoga kamu tidak larut dalam kondisi ini, semoga kamu tetap bahagia dan tertawa, semoga dengan kesendirian mu ini kamu jadi bisa lebih fokus kepada Tuhan dan masa depan, semoga kamu tidak segera mencari calon yang lain. Jujur, lebih baik melihat kamu single, sepi, sendiri, dan sedih daripada melihat kamu bahagia tetapi berpasangan dengan yang lain selain saya.

Maaf ya saya egois.

Jujur demi apapun itu, saya suka kamu putus, kamu mengakhiri hubungan mu dengannya.

Tidak tau ini memang sudah takdir, kondisi, atau apa. Yang jelas saya merasa sedikit tersanjung, kamu seolah menghargai perasaan saya.

Oh kalau kamu tidak bermaksud seperti itu ya tidak apa-apa kok.

Tolong sampaikan ini dong untuk mantan pacarmu

''Hey girl, maaf saya lupa nama kamu. No..No siapa begitu. Sudahlah tidak pantas untuk diingat juga. Sebelumnya aku mau mengucapkan selamat untuk kalian dan kondisi ini. Kan saya sudah pernah bilang, kamu itu wanita yang beruntung karena sempat berpacaran dengannya, sedangkan saya wanita yang tidak beruntung tetapi pantang menyerah. Sekarang, lihatlah, wanita beruntung dikalahkan dengan wanita yang pantang menyerah. Itu menurut saya.''

Semoga single-mu langgeng. Kalau ingin segera melepas masa single-mu itu ya paling tidak pilihlah saya. For your information, saya single juga kok.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar