Sabtu, 19 Februari 2011

Refreshing


Ajak aku refreshing dong. Penat sekali fikiran ku belakangan ini. Dipenuhi oleh Matematika bab baru, ulangan Bahasa Inggris, latihan soal Ekonomi, presentasi tugas Agama Islam, bagan-bagan Sejarah, latihan gitar untuk Seni Musik, disusul dengan ulangan Sosiologi, tidak lupa pelajaran olah raga yang hanya membuat semuanya semakin pekat...hitamnya.

Serius. Aku kepingin keluar sejenak. Lepas dari rutinitas sejenak. Tidak harus menata jadwal pelajaran setiap pagi, menerima pelajaran sambil mengantuk, pulangnya kepanasan. Ayolah, buat sesuatu yang fresh di hidupku.

Bagaimana kalau refreshing ke tempat sunyi?

Iya begitu saja ya, sayang. Ajak aku ke tengah hutan pinus, atau hutan jati, atau hutan cemara, atau hutan apa saja, asal sepi sunyi tenang. Cahaya matahari yang masuk ke dalam hutan cukup sedikit saja. Ada banyak rumput yang masih berselimut embun. Suara burung yang merdu. Dan kita akan seperti piknik. Aku akan bawa makanan dan minuman serta camilan favorit kita, juga headset, dan kamera.

Sepertinya tidak perlu pakai karpet, biar saja semuanya beralaskan rumput. Sedikit berbagi makanan juga untuk semut-semut hutan.

Kita juga bisa tiduran, sayang. Percayalah, walaupun tidak se-empuk kasur di rumah, tetapi tidur beralaskan rumput beraroma petrichor berdua dengan mu adalah tidak ada duanya.

Kita bisa lihat langit, lihat daun-daun gugur, lihat semut-semut mencuri potongan brownis milik kita, lihat matahari yang cuma bisa mengintip, lihat keluarga burung yang sederhana, lihat apapun, berkhayal juga bisa.

Nanti kita tiduran sambil mendengarkan headset yang memutar lagu Zambrud Khatulistiwa milik White Shoes And The Couple Company atau The King milik Endah N Rhesa saja ya sayang.

Aaaaah sepertinya kalau dibayangkan, fresh sekali suasananya. Penat ku akan hilang. Tapi aku jadi malas pulang. Kita hidup di hutan saja yuk, sayang. Berbekal panah mu dan cinta kita. Seumur hidup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar