Rabu, 16 Februari 2011

Kunang-Kunang


Robin, aku kok jadi kepingin pelihara kunang-kunang ya? Serius, aku tidak tau kenapa. Belakangan ini, aku sering mimpi lari-larian di taman waktu senja ditemani kunang-kunang.

Ada yang bilang, kunang-kunang itu kukunya orang mati.

Tapi aku tidak percaya.

Kunang-kunang itu kan lucu ya, Bin. Pantatnya bisa nyala. Bisa keluarin cahaya. Bisa buat aku merasa terang dan tenang. Tidak menyangka sekali, kalau hewan sekecil itu sangat bermakna.

Oh iya, Robin, katanya kamu mau buat hidupku bercahaya, tidak perlu kamu ambilkan bintang, carikan saja kunang-kunang, masukkan ke toples kaca.

Kalau bisa, nanti sore datang ke rumahku sambil membawa kunang-kunang. Sambil menunggu senja, aku persiapkan karpet dan makanan untuk kita nikmati di taman rumput dekat rumahku. Kalau sudah senja, nanti kunang-kunangnya di letakkan di atas rumput saja sebagai penerang, sebagai penenang, sebagai periang untuk kita.

Kita bisa habiskan malam bersama, Robin. Percayalah, kunang-kunang tidak terlalu ikut campur dalam urusan kita. Kunang-kunang tidak akan menceritakan tentang mimpi-mimpi kita, tentang bercandaan kita, tentang aku yang tertidur diantara kedua lengan mu di taman, tentang vespa mu yang karatan dan sering mogok, tentang kamu yang tidak bisa bermain gitar, tentang rajutan masa depan kita yang tidak tau kapan jadinya. Tidak, kunang-kunang tidak akan menceritakan semua itu kepada siapapun.

Kunang-kunang akan simpan sendiri. Simpan di dalam pantatnya yang paling dalam lalu diubahnya menjadi cahaya.

Tapi, aku bingung deh. Mataku juga silau. Kira-kira itu kilauan apa ya?

...Oh Tuhan, itu Robin bintang ku yang sedang berlari menangkap ribuan kunang-kunang. Pantas saja, bintang yang cerah diantara ribuan kunang-kunang, ah tidak bisa membayangkan bagaimana kilauan cahayanya.

Jangan lupa ya, Robin. Carikan kunang-kunang buat aku pelihara. Atau kita mencari bersama saja, kita lari-larian begitu. Itupun kalau kamu mau.

Kan kalau sudah punya kunang-kunang, tidak perlu sampai kebawa di mimpi ku lagi. Kalau nanti mimpiku kosong, kamu bisa dan sangat boleh untuk masuk, Robin sang bintang menggantikan kunang-kunang di mimpiku setiap malam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar