Senin, 31 Januari 2011

Tidak Ada Yang Tau


Tidak ada yang tau kalau jantungku suka memberikan sinyal ketika kamu datang dan melewati daun pintu kelas kita. Tidak ada yang tau aku suka malu-malu duduk di bangku ku. Tidak ada yang tau aku ingin duduk di ujung kelas bersebelahan dengan kamu. Tidak ada yang tau ketika aku menikmati kipas angin di ujung kelas aku juga sedang menikmati wajah mu.

Tidak ada yang tau hidungku suka sensitif ketika mencium bau parfume mu, sekali aku menciumnya, aku benar-benar tidak bisa lepas. Tidak ada yang tau aku ingin memainkan pipi mu yang berjerawat itu. Tidak ada yang tau aku suka ketika kamu menggunakan semacam jaket atau apapun itu yang menutupi seragam sekolah mu. Tidak ada yang tau aku juga ingin membeli sepatu Converse seperti milik mu. Tidak ada yang tau aku takut meminjam handphone mu, aku takut cemburu, di sana hanya ada foto pacarmu, sms dari pacarmu, bahkan merk handphone mu pun kamu ganti nama pacarmu, tidak ada yang tau aku takut cemburu.

Tidak ada yang tau aku suka memperhatikan kamu ketika menulis, kamu masih setia dengan huruf latin yang di ajarkan Ibu guru sepuluh tahun lalu. Tidak ada yang tau ketika berdoa sebelum pelajaran di mulai, aku berdoa agar hari ini, delapan jam pelajaran ini, kamu duduk di sini, di sebelahku. Tidak ada yang tau ketika berdoa sebelum pulang, sebenarnya aku bukan berdoa, aku hanya sedikit protes kepada Tuhan, mengapa hari ini Tuhan tidak lagi memberi izin aku untuk duduk bersamanya.

Tetapi aku tidak ingin kamu tau kalau aku ini sedang jatuh cinta, aku hanya malu, takut lebih tepatnya jika semua tidak sejalan dengan apa yang aku mau. Tapi kalau kamu mau, kamu boleh cari tau. Cukup, biarlah aku menyimpan semuanya sendiri agar tidak ada yang tau.

Tidak ada yang tau, kamu pun juga tidak tau, bahwa aku satu satunya yang tau banyak tentang kamu. Tau?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar