Selasa, 18 Januari 2011

Cemburu




Aku cemburu
Cemburu kepadanya yang menyentuh bibirmu
Cemburu kepadanya yang kau pegang erat erat disela kedua jarimu
Cemburu kepadanya yang menyeruak masuk ke dalam kerongkonganmu sampai seluruh jiwamu
Cemburu kepadanya yang setiap saat kau cumbu

Aku memang tidak seputih dia
Aku memang tidak setinggi dia
Aku memang tidak semampai seperti dia

Jujur aku ingin seperti dia
Kau perlakukan seperti dia
Kau selipkan di sela telingamu agar kau dapat selalu mendengar ceritanya hingga tangisnya yang rencananya akan ia simpan sendiri dalam hidupnya
Atau kau letakkan di ujung hidungmu untuk menikmati aroma tubuhnya agar kau semakin bernafsu untuk mencumbunya

Sayangnya,
Sayang sekali
Aku berada disebrang duniamu, dunianya
Aku terlalu cemburu sampai aku memerah, mengeluarkan api yang tak lagi biru
Aku terlalu cemburu sampai menangis abu
Andai aku dapat mengingatkan bahwa kau akan merasakan sakit, lebih dari sakit hati
Jangan terlalu sering mencumbunya!

Sudahlah aku tau
Aku bukan dia
Bukan rokokmu yang setiap saat kau cumbu
Jujur, lama-lama aku cemburu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar